Negosiasi Harga & Penawaran Langsung

Negosiasi Harga & Penawaran Langsung

Negosiasi Harga & Penawaran Langsung

Apa artinya bagi Buyer:
mitra-usaha.id dirancang sebagai platform B2B, bukan marketplace ritel. Karena itu, harga tidak dipatok secara publik agar buyer dan supplier dapat melakukan negosiasi sesuai kebutuhan bisnis masing-masing.

A. Harga Tidak Ditampilkan untuk Fleksibilitas B2B

    • Harga produk tidak ditampilkan karena transaksi B2B sangat bergantung pada volume, spesifikasi, tujuan penggunaan, dan pasar tujuan. Dengan model ini, buyer mendapatkan penawaran yang lebih relevan dan kompetitif dibanding harga satuan ritel.
    • Manfaat langsung untuk buyer:
      • Harga disesuaikan dengan kebutuhan dan skala bisnis
      • Lebih kompetitif untuk pembelian volume besar
      • Fleksibel untuk berbagai skema kerja sama

B. Diskusi Langsung dengan Supplier

    • Buyer dapat berkomunikasi langsung dengan supplier untuk membahas detail produk, harga, timeline produksi, dan ketentuan kerja sama tanpa perantara yang memperlambat proses.
    • Manfaat langsung untuk buyer:
      • Proses komunikasi lebih cepat dan transparan
      • Kejelasan spesifikasi sejak awal
      • Mempercepat pengambilan keputusan bisnis

C. Penyesuaian Volume & Spesifikasi

    • Supplier di mitra-usaha.id terbuka untuk menyesuaikan volume pesanan, kemasan, spesifikasi teknis, maupun kebutuhan khusus buyer, terutama untuk transaksi B2B dan ekspor.
    • Manfaat langsung untuk buyer:
      • Penawaran sesuai kebutuhan nyata bisnis
      • Efisiensi biaya produksi dan logistik
      • Mendukung repeat order dan kerja sama jangka panjang

“Di mitra-usaha.id, buyer mendapatkan penawaran harga yang fleksibel melalui negosiasi langsung dengan supplier, sesuai volume dan spesifikasi bisnis.”

FAQ Buyer – Negosiasi Harga & Penawaran Langsung

  • Mengapa harga produk tidak ditampilkan di mitra-usaha.id?

    Harga tidak ditampilkan karena transaksi B2B bergantung pada volume, spesifikasi, kemasan, dan tujuan pasar. Model ini memungkinkan buyer mendapatkan penawaran yang lebih relevan dan kompetitif.

  • Apakah buyer wajib melakukan negosiasi harga?

    Negosiasi bersifat opsional, namun sangat disarankan untuk transaksi B2B agar harga dan ketentuan sesuai dengan kebutuhan bisnis buyer.

  • Bagaimana cara buyer memulai negosiasi dengan supplier?

    Buyer dapat menghubungi supplier langsung melalui platform untuk mendiskusikan harga, MOQ, spesifikasi, volume, dan ketentuan kerja sama lainnya.

  • Apakah buyer dapat meminta penawaran khusus (custom offer)?

    Ya. Buyer dapat meminta penawaran khusus berdasarkan volume pesanan, kebutuhan kemasan, spesifikasi teknis, atau tujuan ekspor.

  • Apakah harga bisa berbeda untuk setiap buyer?

    Ya. Harga dapat berbeda tergantung pada volume, spesifikasi, frekuensi pemesanan, dan kesepakatan antara buyer dan supplier.

  • Apakah mitra-usaha.id terlibat dalam penentuan harga?

    Tidak. mitra-usaha.id tidak menetapkan atau mengontrol harga. Harga sepenuhnya ditentukan melalui kesepakatan antara buyer dan supplier.

  • Apakah negosiasi mencakup aspek selain harga?

    Ya. Negosiasi dapat mencakup volume, spesifikasi produk, kemasan, jadwal produksi, skema pembayaran, dan ketentuan pengiriman.

  • Apakah negosiasi mendukung kerja sama jangka panjang?

    Ya. Model negosiasi langsung memungkinkan pembentukan kerja sama jangka panjang dengan skema harga dan ketentuan yang lebih stabil.

Scroll to Top